Pengambilan data dilakukan sekali.
Untuk melakukan metode One Shot ini ada beberapa metode yang dapat digunakan, antara lain :
a. Split-Half Reliability Testing
Membagi data kuisiner menjadi 2.
Misal data menggunakan skala Likert berikut :
| Responden | Pertanyaan 1 | Pertanyaan 2 | Pertanyaan 3 | Pertanyaan 4 |
| 1 | 4 | 5 | 3 | 4 |
| 2 | 4 | 4 | 4 | 4 |
| 3 | 1 | 3 | 3 | 4 |
Data diatas split menjadi 2 sbb:
Half 1 = Pertanyaan1+Pertanyaan2
Half 2 = Pertanyaan3+Pertanyaan4
| Responden | Half 1 | Half 2 |
| 1 | 9 | 7 |
| 2 | 8 | 8 |
| 3 | 4 | 7 |
Kemudian hitung Correlation Coefficient dan Spearman-Brown correction
Umumnya pembagian dilakukan pada jumlah pertanyaan genap sehingga menghasilkan pembagian yang sama besar (equal size)/(ideal). Namun jika kondisi mengharuskan membagi dengan jumlah yang tidak sama (unequal size) maka masih dapat dihitung. Hanya pendekatan yang digunakan pada Spearman-Brown agak berbeda. Atau bisa juga menggunakan cronbach alpha untuk unequal size.
b. Cronbach Alpha
2. Test-Retest (Repeated Measurement)
Pengambilan data dilakukan 2x atau lebih (umumnya hanya 2x) dengan responden yang sama namun pada interval waktu tertentu.
Sumber :
http://www.real-statistics.com/reliability/split-half-methodology/split-half-basic-concepts/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar